Mata Manusia: Kamera Supercanggih Tiada Tanding


Kita dapat mengetahui banyak kejadian di sekitar melalui mata (eye). Alat penglihatan ini sangat membantu kita dalam melakukan berbagai kegiatan.

Namun sayang, kita sering kali tidak menyadari pentingnya anugerah Tuhan ini. Kita baru menyadarinya saat mata kita sakit. Coba diingat lagi. Baru kelilipan saja kita akan uring-uringan, kan?

Berbentuk bola

Mata kita bentuknya hampir bulat seperti bola. Pada orang dewasa diameternya sekitar 2,5 sentimeter. Meski kecil tapi manfaatnya sangat luar biasa. Bila tak percaya, coba saja tutup matamu selama sehari. Pura-puranya buta gitu.

Sekarang lakukanlah aktivitasmu seperti biasa. Makan, mencuci piring, berangkat ke sekolah, belajar, bermain. Mmm, pasti susah, kan?

Melalui mata kita bisa mengenali berbagai bentuk benda. Warnanya yang beraneka ragam pun bisa kita bedakan. Dengan mata pula kita bisa mengetahui gerak-gerik seekor kucing yang melenggang masuk ke dapur.

Ada pelindungnya

Bola mata kita yang sangat istimewa haruslah punya pelindung. Tiga pelindung yang kita miliki adalah kelopak mata, bulu mata, dan alis mata.

Kelopak mata adalah bagian di luar bola mata yang bisa membuka dan menutup. Cara kerjanya mirip seperti daun jendela. Bagian inilah yang bergerak saat kita mengedipkan mata. Saat tidur, kelopak mata akan menutupi seluruh bola mata kita.

Saat kita terjaga, mata akan berkedip setiap beberapa detik sekali. Gerakan ini berlangsung secara otomatis. Namun bisa juga kita perintahkan sesuka kita.

Oya, ternyata gerak kedipan ini berguna banget lho. Setiap kita berkedip, ada sedikit air mata yang dikeluarkan kelenjar air mata. Air mata ini bertindak sebagai pelumas. Ia menjaga mata kita agar tidak kering. Selain itu, ia dapat membersihkan mata kita bila ada debu, bulu mata, atau benda asing lainnya yang masuk ke mata. Kuman jahat juga bisa disingkirkan saat kita berkedip.

Di pinggir kelopak mata ditumbuhi bulu-bulu. Bulu mata ini berfungsi seperti tirai. Ia dapat dipakai untuk mengurangi banyaknya cahaya yang masuk ke mata. Bulu mata juga berguna untuk “memegang” keringat yang akan jatuh ke bola mata.

Seperti halnya bulu mata, alis mata juga berfungsi untuk mencegah agar keringat dari kening tidak mengalir masuk ke bola mata. Apa jadinya bila kita mencukur alis dan mencabut bulu mata? Wah, bisa-bisa keringat di kepala mengucur deras ke mata! Ini bisa membahayakan mata kita! Mengapa? Karena keringat yang telah keluar dari tubuh bisa ditunggangi kuman. Kalau kuman sampai masuk ke mata, bisa-bisa mata kita akan sakit. Tidak mau, kan?

Sklera, Pupil, Iris

Sekarang cobalah bercermin. Amati bola matamu. Bila kamu teliti, ada tiga bagian yang mengagumkan di bola mata kita. Pertama, bagian yang berwarna putih. Bagian inilah yang membentuk bola mata kita. Namanya sklera.

Lihatlah di bagian paling tengah. Di situ ada bintik gelap. Namanya pupil. Melalui bagian inilah cahaya dari luar bisa masuk ke bagian dalam mata kita. Sebenarnya sih ia transparan seperti plastik bening, bukan berwarna hitam (gelap). Pupil menjadi terlihat hitam karena semua cahaya yang masuk ke mata tidak dipantulkan ke luar oleh bagian dalam mata kita.

Di sekeliling pupil ada lingkaran besar yang berwarna. Bagian ini disebut iris. Apa warnanya? Bagi kita orang Indonesia, kebanyakan berwarna cokelat. Namun bagi orang Eropa, Amerika, atau orang di belahan Bumi lainnya, iris bisa berwarna abu-abu, hijau, atau biru. Wah.., beragam seperti warna pelangi saja ya. (^_^)

Iris berguna untuk memperlebar dan mempersempit pupil. Jadi bagian inilah yang bertugas mengendalikan banyaknya cahaya yang boleh masuk ke bagian dalam mata.

Bila kita berada di ruang yang remang-remang, pupil bisa membesar hingga sekitar 8 milimeter. Saat ada cahaya menyilaukan masuk ke mata kita, pupil akan mengecil hingga sekitar 1,5 milimeter. Semua proses ini berlangsung sangat cepat dan otomatis.

Wow, luar biasa bukan?

Kornea dan lensa mata

Sekarang kita berkelana ke bagian dalam mata. Di sinilah letaknya kornea dan lensa mata kita.

Bila kita memejamkan mata dan menyentuh bagian tengah mata akan terasa ada bagian yang menonjol. Bagian menonjol seperti kubah itulah yang disebut kornea. Kornea bertugas membantu memfokuskan cahaya yang masuk ke mata sebelum diteruskan ke lensa mata.

Lensa mata kita berbentuk cembung. Kecembungan lensa kita bisa diubah-ubah lho. Itu dilakukan agar gambar benda di mata kita bisa jatuh tepat di retina. Saat kita melihat jauh, lensa akan menjadi lebih tipis (kurus). Namun saat kita melihat benda-benda yang dekat maka bentuknya akan semakin cembung (gendut). Proses mengubah-ubah fokus (titik-api) lensa mata dengan cara mengubah kecembungannya disebut akomodasi.

Retina dan saraf optik

Bagian yang tidak kalah penting di bagian dalam mata kita adalah retina dan syaraf optik. Keduanya berada di sisi belakang bola mata kita.

Retina bentuknya berupa lembaran jaringan tipis di dinding bagian dalam belakang mata. Retina kita terdiri dari ribuan sel yang peka cahaya. Di sini juga ada ribuan sel syaraf yang berguna saat menangkap gambar yang dibentuk lensa mata. Ketika ada cahaya menyentuh sel-sel tersebut, ia akan meneruskannya ke syaraf optik.

Syaraf optik bertugas membawa informasi yang dikumpulkan oleh retina. Bagian ini membentuk suatu “pipa” yang terdiri dari lebih sejuta syaraf. Jutaan informasi ini akan diberikan ke otak. Saat otak kita berhasil menerjemahkan informasi itu, barulah kita bisa mengartikan benda apa yang sedang kita lihat. Semua proses penerimaan dan pengolahan informasi oleh mata dan otak kita sangatlah cepat.

Supercanggih, euy!

Dengan mempelajari mata, saintis berhasil membuat beberapa penemuan penting. Salah satunya adalah kamera. Namun kamera tercanggih saat ini tidak ada yang mampu menandingi cara kerja mata kita. Meski berukuran kecil, ciptaan Tuhan ini sangat rumit dan canggih. Segala puji bagi Tuhan yang telah melengkapi tubuh kita dengan mata sejak kita masih di dalam kandungan ibu.

 

Sumber : http://sains-anak.blogspot.com/2009/05/mata-kamera-supercanggih.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: