Berberapa istilah-istilah network


A. Istilah Umum

HD – Jastel (Help Desk Jasa Telekomunikasi)
Merupakan sub bagian Pelayanan Pelanggan yang berfungsi untuk menerima aduan 24 jam dan 7 hari dalam seminggu.

CP (Contact Person)
Merupakan orang yang dapat dihubungi untuk membantu dalam koordinasi penanganan gangguan baik lokasi asal maupun tujuan

NMS (Network Management System)
Merupakan system untuk manajemen jaringan secara komprehensif dan terpadu.

SKDP (Sistem Komunikasi Data Paket)
Adalah jaringan komunikasi data public yang menggunakan teknolgi packet Switching yang dapat menghubungkan LAN, Internet serta aplikasi voice.

DLCI (Datalink Connection Identifier)
Merupakan suatau mekanisme pada jaringan frame relay yang secra periodic memberikan informasi tentang status jaringan saat melakukan hubungan denagn suatu jaringan tujuan.

LMI (Local Management Interface)
Merupakan suatu mekanisme pada jaringan frame relay yang secara periodek memberikan informasi tentang status jaringan saat melakukan hubungan ke luar.

CIR ( Commited Information Rate)
Merupakan kecepatan (dalambit/s), dimana jaringan melakukan transfer informasi melalui sebuah sirkuit kecepatan data memasuki jaringan. Sebuah port Frame Relay bisa memiliki banyak jaringan virtual (VC). Setiap VC ditandai dengan 2 CIR, masuk dan keluar port.

B. Istilah Jasa Telekomunikasi (Jastel)

Jastel (Jasa Telekomunikasi)
Merupakan jasa telekomunikasi Lintasarta, meliputi : SDL, LC (Leased Circuit), Frame Relay, BWA, WLL, VSAT, Managed Service.

SDL (Sambungan Data Langsung)
Merupakn salah satu layanan jasa Lintasarta untuk komunikasi data point to point secara full duplex menggunakan modem khusus.

LC / SL (Leased Channel / Sirkit Langganan)
Merupakan salah satu layanan untuk komunikasi data kecepatan rendah ( < 19,2 Kbps) menggunakan media transmisi kabel yang modemnya disediakan oleh pihak pelanggan.

DOV (Data Over Voice)
Merupakan modem khusus yang media transmisinya memanfaatkan saluran telepon dan disaat bersamaan telepon masih dapat digunakan. Ini dapat terjadi karena frkuensi kerja data dan suara yang berbeda sehingga tidak terjadi interferensi satu sama lainnya, adapun besar frekunsi masing – masing yaitu :
Suara menggunakan frekuensi sebesar 0-4 Khz
Data menggunakan frekuensi sebesar 40 – 400 Khz

NTU (Network Terminating Unit)
Merupakan modem khusus yang media transmisinya menggunakan kabel tembaga yang mampu mentransmisikan data secara full duplex dengan kecepatan tinggi.

WLL (Wireless Local Loop)
Merupakan jasa komunikasi data Lintasarta yang menggunakan media akses gelombang mikro dengan teknologi CDMA

CT (Central Terminal)
Antena WLL yang berada diSentral

ST (Subscriber Terminal)
Antena WLL yang posisinya berada dipelanggan

BWA (Broadband Wireless Access)
Merupakan salah satu contoh media akses berbasis Radio Frekuensi yang disediakan Lintasarta.

BRU (Base Radio Unit)
Antena BWA yang berada diSentral

SRU (Subscriber Radio Unit)
Antena BWA yang posisinya berada dipelanggan

VSAT Net
Merupakan jasa komunikasi data dari Lintasarta menggunakan media VSATuntuk hubungan komunikasi Point to Multipoint.

VSAT Link
Merupakan jasa komunikasi data dari Lintasarta menggunakan media VSAT untuk hubungan komunikasi secara pint to point.

VSAT Frame Relay
Merupakan jasa komunikasi data dari Lintasarta menggunakan media VSAT untuk hubungan komunikasi secara point to Multipoint menggunakan teknologi frame relay.

VSAT IP
Merupakan jasa telekomunikasi data di Lintasarta meggunakan mediaVSAT untuk hubungan komunikasi secara point to Multipoint menggunakan teknologi IP.

SIPELITA (Sistem Informasi Pelayanan dan Pengaduan Jaringan Lintasarta)
Merupakan system informasi database yang fungsinya antara lain untuk mendokumentasikan pengaduan jaringan, administrasi jaringan, keuangan, dan beberapa informasi lain untuk menunjang kebutuhan internal.

Penanganan Gangguan Tahap Awal / First Level Handling
Adalah penanganan gangguan terhadap Help Desk saat pertama kali menerima pengaduan jaringan dengan cara membimbing pelanggan via telepon untuk instruksi tertentuguna menyelesaikan permasalahan pada jaringan komunikasi data pelanggan.

Nomor Jaringan
Merupakan angka unik untuk mengidentifikasikan jaringan yang didalamnya terdapat informasi seperti nama perusahaan asl dan tujuan serta alamat, data teknis jaringan ( Node, NUA, CP) dan status jaringan tersebut. (contoh : 001.001.10.3456, 1999000635, 2003006587, dsb). Setiap NO. Jaringan telah disosialisasikan kepelanggan saat pertamakali jaringan tersebut online sehingga diharapkan saat pelanggan melaporkan gangguan, Help Desk akan lebih mudah dalam mengidentifikasi jaringan yang terganggu.

Perusahaan Asal, tujuan serta alamatnya
Merupakan nama perusahaan, asal, tujuan, serta alamatnya untuk menunjukkan arah hubungan dari suatu jaringan komunikasi data.

NUA (Number User Address)
NUA adalah alamat logical suatau port akses pada jaringan Frame Relay

Nomor CP
Merupakan nomor unik ( terdiri 4 s/d 5 digit ) yang digunakan untuk mengidentifikasi jaringan LC (Misal CP13022)

Media Transmisi
Merupakan suatu media yang dapat menyalurkan dari satu lokasi ke lokasi lain (Contoh : kabel, Fiber Optik, Microwave, kabel laut, Infra merah )

Simplex
Merupakan bentuk komunikasi secara bergantian antara pengirim (transmitter)dan penerima (receiver_ atau sebaliknya ( contoh komunikasiTV)

Half Duplex
Merupakan bentuk komunikasi secara bergantian antara pengirim ( transmitter) dan penerima (receiver) , contoh komunikasi telepon.

Full Duplex
Merupakan bentuk komunikasi secara bergantian antara pengirim (transmitter) dan penerima (receiver) atau sebaliknya (contoh komunikasi modem)

Modem (Modulator demodulator)
Merupakan perangkat komunikasi data yang berfungsi untuk merubah sinyal digital kesinyal analoguntuk ditransmisikan melalui media transmisi dan sebaliknya merubah sinyal analog ke sinyal digital

DCD / CD (CD (Data Detect / CarrierDetect)
Merupakan sinyal yang diberikan oleh DCE ke DTE untuk menginformasikan bahwa carrier (sinyal pembawa) dari DCE sudah terdeteksi dan sudah dapat digunakan untuk komunikasi data.

TD (Transmit Data)
Merupakan arah sinyal dari DTE ke DCE untuk menunjukkan pengiriman data. Pada keadaan aktif berarti DTE mengirim data ke DCE dan DCE mentransmisikan ke saluran transmisi.

RD (Receive Data)
Merupakan arah sinyal dari DCE ke DTE yang menunjukkan penerimaan data. Pada keadaan aktif berarti DCE menerima data mentransmisikan ke DTE.

RTS (Request To Send)
Merupakan arah sinyal DTE ke DCE yang berfungsi untuk meminta DCE menyiapkan saluran pentransmisian.

CTS (Clear To Send)
Merupakan sinyal yang diberikan oleh DCE ke DTE untuk menginformasikan bahwa DTE siap untuk mengirimkan dan menerima data.

DTR (Data Terminal Ready)
Merupakan sinyal dariDTE ke DCE untuk mengindikasikan bahwa DTE siap untuk mengirim dan menerima data.

Aux
Merupakan indicator pada modem WLL yang menunjukkan saluran komunikasi telah siap digunakan dengan catatan indicator Link harus off.

Kabel RS 232 / V24
Merupakan kabel penghubung antara Modem ke DTE menggunakan standar RS – 232

BERT (Bit Error Rate Test)
Merupakan bentuk tes dengan alat dan parameter tertentu untuk menentukan kualitas jaringan komunikasi data

Reset Modem Satelit
Merupakan prosedur untuk meng-nonaktifkan dan mengaktifkan kembali modem satelit dengan cara megarahkan saklar ke posisi OFF kemudian menyalakan ke posisi ON atau kabel power modem yang terhubung ke listrik.

InRoute
Merupakan carrier frame packet (transmit data) dari remote ke Hub pada VSAT Net.

OutRoute
Merupakan carrier frame packet (transmit data) dari Hub ke remote pada VSAT Net.

Up Link
Merupakan sinyal transmit dari satelit ke Bumi.

Down Link
Merupakan sinyal transmit dari satelit ke bumi.

C/N (Carierto Noise)
Merupakan perbandingan besarnya carrier terhadap noise yang ditimbulkan.

Eb / No (Energy Bite per Noise)
Merupakan besarnya energy bite yang diterima disbanding dengan noisenya.

Power Level
Merupakan besarnya power yang dipancarkan oleh perngkar in Door.

Attenuator
Merupakan perangkat peredam sinyal IF (Intermodulasi Frekuensi) dimana nilainya tergantung dari besarnya penguatan.

ALB (Analog Loop Back)
Merupakan fasilitas local loop back yang digunakan DCE untuk mengembalikan data.

TM (Test Mode)
Merupakan fasilitas untuk melakukan self test

Repeater
Merupakan perangkat komunikasi yang berfungsi untuk menerima sinyal transmisi dan menyalurkan kembali kelokasi tujuan.

Router
Merupakan perangkat komunikasi data yang berfungsi untuk melakukan routing, menentukan arah packet IP, serta menghubungkan suatu LAN ke LAN yang lain melalui jaringan komunikasi data.

End to End
Menunjukan suatu titik asal sampai dengan titik tujuan pada hubungan komunikasi data.

Multipoint
Merupakan bentuk komunikasi data yang terpasang disisi user

Spread Spectrum
Merupakan teknik memancarkan sinyal pada pita frekuensi yang jauh lebih lebar dari pita frekuensi yang dibutuhkan pada transmisi standar (misalnya TDMA, FDMA).

CDMA ( Code Divion Multiple Access)
Merukan salah satu dari Spread spectrum yang kebal terhadap interferensi dan jummping dimana signal dikodekan mendekati acak (pseudo random) untuk berhubungan dengan kanal komunikasi yang lain.

Noise Floor
Merupakan batas bawah referensi level carrier Xponder (alokasi frekuensi) dalam satuan dB.

Timming Offset
Merupakan offset waktu yang dibutuhkan remote – remote untuk bisa melakukan komunikasi ke arah hub secara bergantian.

Commisioning
Merupakan proses pengaturan timing offset dan power level suatu tx remote sehingga bias berhubungan dengan Hub.

CrosPoll
Merupakan proses pointing antenna ke satelit dengan mengatur polarisas antenna, degngan tx power tx tertentu menghasilkan rx maksimal tanpa menimbulkan interferensi.

Display LCD
Merupakan tampilan pada modem VSAT yang berfungsi untuk menunjukkan parameter dan konfigurasi pada modem tersebut.

Indoor Unit pada VSAT Link
Merupakan komponen VSAT didalam ruangan yang terdiri dari modem serta kabel IFL, contoh : modem Commstream, Radyne, ACT, PCSI.

Outdoor Unit
Merupakan komponen luar VSAT yang terdiri dari SSPA, LAN, Fedhorn, Antena, reflector, RFT.

Reflektor
Merupakan perangkat antenna yang berfungsi untuk menerima sinyal frekuensi satelit (contoh diameternya 1.8 m, 2.4m, 3.8 m).

Feed Horn
Merupakan corong yang berfungsi untuk memfokuskan arah pancar dan arah terima.

LNA (Low Noise Amplifier)
Merupakan perangkat Outdoor yang berfungsi :
• Untuk menerima sinyal dari satelit melaluiFeed Horn.
• Penguat sinyal receive dari satelit dan menekan yang timbul.
• Merubah gelombang electromagnetic menjadi besaran listrik.

SSPA (Solid State Power Amplifier)
Merupakan penguat power yang berfungsi untuk merubah sinyal IF 70 Mhz dari modem menjadi sinyal RF 5,925 – 6,425 Ghz.
Connection Kit
Merupakan penyambung antar perangkat di Outdoor (connector + cable).

Kabel IFL (Intermediate Frequency Length)
Merupakan kabel penghubung RFT ke Modem ( Frek. 70 Mhz).

Power ODU
Merupakan power supply pada perangkat SSPA yang terhubung ke catuan listrik.

RxSyn
Merupakan indicator pada modem comstream yang berfungs untuk menunjukkan bahwa receive modem remote telah diterima dengan baik.

TxEnable
Merupakan indicator pada modem Comstream yang berfungsi untuk menunjukkan bahwa transmit pada modem tersebut berfungsi.

Fault
Merupakan indicator pada modem Comstream yang berfungsi untuk menunjukkan error pada transmit atau receive antara modem asal dengan modem remote.

Digital Indoor Unit pada VSAt Net
Merupakan Merupakan komponen VSAT yang terdapat didalam ruanagan yang terdiri dari modem beserta interfacenya (Port, Cards) serta kabel IFL (contoh Hughes PES5000, PES6000).

Junction Box
Merupakan terminal interface RS232 yang terkoneksi antara DIU dan CPE.

Port
Merupakan interface yang menghubungkan modem ke junction box (JB).

C. Istilah Jasa Nilai Tambah (Jasnita)

IdOLA (Indonesia On Line Access)
Merupakan salah satu Jasa nilai tambah Lintasarta dalam bidang internet internet.

Domain Name
Adalah nama identitas pengenal suatu organisasi yang dikenal di jaringan internet.

Internet Gateway
Adalah perangkat router yang berfungsi sebagai gateway yang menghubungkan jaringan internet IdOLA dengan jaringan internet Global

IP Address
Adalah alamat berupa angka yang unik dalam jaringan internet yang mengacu pada satu perangkat yang terhubung dalam jaringan internet.

Packet Loss
Data yang dikirim kesuatu tujuan yang tidak mendapatkan jawaban.

Web Hosting
Pelanggan mendapat suatu space di Internet untuk mempromosikan produk /
Perusahaannya melalui IdOLA

Whats Up
Software yang digunakan untuk monitoring Link ( IdOLA & Pelanggan ).

MRTG
Software yang digunakan untuk memonitor pemakaian Router dalam IdOLA
Dedicated

Ping
Ping digunakan untuk mengecek komunikasi ke suatu Address IP

Traceroute
Trace Route digunakan untuk melacak route – route yang dilewati oleh paket yang dikirimkan ke suatu address IP.

PBM : Pemasangan Belum Memungkinkan

FPB : Formulir Pasang Baru

FPP : Formulir Permohonan Perubahan

BAO : Berita Acara Operasional

TTP : Tata Tetap Pelaksanaan

PSB : Pasang Baru

RFS : Ready For Service

UAT (User Acceptant Test)
Adalah test aplikasi internet yang dilakukan di router pelanggan dengan software-software utilitas internet, sedang hasil testnya merupakan pembanding.

Whole Sale
Merupakan salah satu kiat bisnis yang kemungkinan dijalankan Lintasarta, dimana pelanggan dan pelayanannya dipindahkan dari Lintasarta ke mitra.

One Response to “Berberapa istilah-istilah network”

  1. Firma Goldtherm jest producentem smart pipe. Najlepsze kabel przeciwoblodzeniowy, oszczędność i wygoda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: